Selasa, 18 Januari 2011

MISTERI SEGITIGA BERMUDA

Sebenarnya tempat misteri ini tak benar bila dikatakan segitiga, sebab batas-batas dari petunjuk kapal-kapal atau pesawat terbang yang hilang sudah melebihi dari bentuk segitiga itu. Segitiga itupun hanya merupakan imajinasi saja. Bila kita ambil peta, kita buka di bagian Amerika Tengah, di sana terdapat banyak kepulauan Hindia Barat. Untuk mengetahui bagaimana bentuk dari Segitiga Bermuda itu, kita tarik garis dari kota Miami ke kota San Juan di Puerto Rico; dari San Juan ke pulau Bermuda; dan kembali ke Miami di daerah Florida, Amerika. Meskipun sebenarnya misteri Segitiga Bermuda ini ômilikö orang Amerika, tak apalah kita turut memperbincangkannya. Sebenarnya tempat semacam ini ada pula di tempat lain, juga di Amerika, yaitu di sebuah danau yang bernama Ontario, bahkan lebih ômengerikanö dari Segitiga Bermuda.
Dari berbagai kesimpulan, jarum kompas dan peralatan pesawat yang akan hilang selalu mendapat gangguan dan mereka seperti tak melihat air dan dari gejalan ini disimpulkan, di dasar laut sana tentu terdapat sebuah medan magnetik yang kuat sekali, yang sanggup mengganggu kompas atau menarik kapal itu sampai ke dasar laut yang dalam.

Tak cukup bila saya menguraikan seluruh peristiwa, dan itu juga tak menjurus pada masalah penyelesaian. Tetapi mengenai peristiwa bentuk gaib di Segitiga bermuda ini dapat dikemukakan dan mungkin teori-teori yang banyak mengenai Segitiga Bermuda. Mungkin di udara terdapat semacam gangguan atmosfir yang berupa ôlubang di langitö. Ke lubang itulah pesawat terbang masuk tanpa sanggup untuk keluar lagi. Dari misteri "Lubang di Langit" ini membentuk sebuah teori tentang adanya semacam perhubungan antara dunia dengan dimensi lain. Lubang di Langit itu dianggap semacam alat transportasi seperti tampak di film Star Trek. Ataukah bentuk Lubang di Langit itu UFO? Orang sering menghubungkan hilangnya pesawat kita dengan munculnya UFO. Lantas, apakah hilangnya mereka itu karena diculik oleh UFO? Malah hasilnya hanya mendapat pertanyaan tanpa jawaban.

Ada tempat di Segitiga Bermuda yang disebut Tongue of the Ocean atau ôLidah Lautanö. Lidah Lautan mempunyai jurang bawah laut (canyon) Bahama. Ada beberapa peristiwa kecelakaan di sana. Tidak banyak yang belum diketahui tentang Segitiga Bermuda, sehingga orang menghubungkan misteri Segitiga Bermuda ini dengan misteri lainnya. Misalnya saja misteri Naga Laut yang pernah muncul di Tanjung Ann, Massachussets AS, pada bulan Agustus 1917. Mungkinkah naga laut ini banyak meminta korban itu? Ataukah arus Cromwell di Lautan Pasifik yang menyebabkan adanya gelombang lautan disitu atau angin topan, gempa bumi di dasar lautan? Tak ada orang yang tahu.

Konon di sekitar kepulauan Bahama terdapat blue hole, yaitu semacam gua lautan. Dulu gua ini memang sungguh ada, tetapi setelah jaman es berlalu, gua ini terendam. Arus didalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap. banyak kapal-kapal kecil atau manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya, dan anehnya kapal-kapal kecil yang terhisap itu akan muncul kembali ke permukaan laut selang beberapa lama. Tapi yang menimbulkan pertanyaan ialah: Mungkinkah Blue Hole ini sanggup menelan kapal raksasa ke dasar lautan?

Misteri lain yang masih belum terungkap adalah misteri Makhluk Laut Sargasso, yang bukan semata-mata khayalan. Di Lautan Sargasso itu banyak kapal yang tak pernah sampai ke tujuannya dan terkubur di dasar laut itu. Di sana terhimpun kapal-kapal dari berbagai jaman, harta karun, mayat tulang belulang manusia. Luas Laut Misteri Sargasso ini 3650 km untuk panjang dan lebarnya 1825 km, dan di sekelilingnya mengalir arus yang kuat sekali, sehingga membentuk pusaran yang sangat luas yang berputar perlahan-lahan searah jarum jam. Didasar lautnya terdapat pegunungan yang banyak dan mempunyai tebing dan ngarai yang terjal.

Segitiga Bermuda memang menarik, sekaligus menakutkan. Konon perairan Karibia merupakan tempat yang banyak menyimpan keanehan-keanehan, seperti cahaya-cahaya yang tak jelas asalnya, bayangan-bayangan yang menakutkan, yang keluar masuk permukaan laut, bentuknya tak jelas tapi lebih besar dari ikan paus. Bentuknya seperti ubur-ubur raksasa dengan warna kulit keputihan dan pernah disaksikan oleh dua orang. Ubur-ubur raksasa itu seperti mampu mengganggu jarum kompas dan menyerap energi fisik. Mungkin ubur-ubur raksasa itu bukan binatang, melainkan pangkalan UFO yang dapat keluar masuk dari dalam laut.

Keanehan lain di dekat pulau Puerto Rico, tampak suatu pancaran air raksasa yang membentuk cendawan atau kembang kol. Laut di tempat itu mempunyai kedalaman sampai 10 km. Kejadian ini sempat dilihat oleh awak pesawat Boeing 707 pada tanggal 11 April 1963. Menurut mereka cendawan air itu mempunyai garis tengah selebar 900-1800 meter dengan ketinggian separuhnya. Mungkin itu hanya percobaan nuklir dari negara Amerika atau lainnya? Tapi pihak Amerika tidak membenarkannnya, sebab tak mungkin mencoba bom di jalur penerbangan. Mungkin ledakan itu berasal dari kapal selam nuklir Thresher yang hilang sehari sebelumnya, tapi lokasi hilangnya kapal selam itu ribuan km dari sana.

Ada sebuah tempat di perairan Boca Raton, yang di sana terdapat sebuah pipa bergaris tengah 20 cm. Jelas bukan milik Amerika (untuk lebih lanjut: Orang Bumi). Peristiwa ini dilihat oleh suami istri Lloyd Wingfields. Mereka melihat sebuah tiang asap disana, dan ketika didekati oleh mereka, tampak sebuah pipa yang muncul dari dasar laut yang merupakan sumber keluarnya asap itu. Asap itu sendiri tak mengeluarkan bau dan berwarna kekuning-kuningan. Mungkinkah pipa itu tertancap dari sumber api di dasar laut? Pangkalan UFO di dasar lautkah yang menyebabkannya? Lagipula kedalaman laut itu cukup dalam, sehingga mereka tak berani menyelam untuk melihat lebih lanjut, juga mereka melihat (sesudahnya) sebuah helikopter yang mengalami kerusakan mesin dan berusaha mendarat darurat di laut.

Melihat kenyataan-kenyataan yang ada dan bukti yang dpat dipertahankan itu, timbullah berbagai macam bentuk teori yang mungkin berbeda satu sama lain. Teori-teori yang pernah dikemukakan untuk membuka misteri hilangnya kapal itu, antara lain: Adanya bahaya alam/gempa yang dapat menarik kapal tersedot. Adanya bermacam-macam arus yang berkumpul di daerah Segitiga Bermuda itu, sehingga mungkin saja arus bawah tiba-tiba berubah ke permukaan dan menyebabkan pusaran air. Ditemukan Blue Hole, tapi masih diragukan, karena kapal yang besar seperti tanker/kapal induk tak mungkin mampu disedot oleh Blue Hole. Terjadi gempa yang menyebabkan tanah retak besar dan air membentuk pusaran dan menyedot kedalamnya. Adanya puting beliung atau pusaran angin yang dapat menyebabkan hancurnya sebuah pesawat terbang karena dihempaskan. Ulasan lain, di daerah Kutub Selatan ada sebuah lubang besar yang menghubungkan dunia luar dengan dunia lain. Pernah ada orang bernama Admiral Bryd, melihat dari kapal terbang ke Barat di kutub selatan sebelah darat menghijau dengan danau yang tak membeku dan binatang liar mirip bison dan melihat seperti manusia-manusia purba. Sebagai ilmuwan Bryd melaporkan peristiwa yang disaksikannya itu, tapi tak ada yang mempercayainya.

HANTU DARI SUDUT FIZIK


FILM Ghostbuster yang dihasilkan Hollywood, Amerika Syarikat pada 1984 memberi idea baru mengenai suatu perkara yang tidak pernah terlintas pada minda kebanyakan kita – hantu atau makhluk ghaib mampu dicederakan dan diperangkap dengan peralatan sains dan teknologi.
Ketika kebanyakan pihak diganggu perasaan takut dan seram hanya sekadar membicarakan perihal makhluk ghaib itu, ramai antara kita tidak menyedari bahawa kajian sains dan teknologi menemui beberapa sifat dan ciri kelemahan jin dan hantu.
Berbeza dengan ahli agama, penyelidik cuba memecahkan teka-teki makhluk paranormal itu dengan mencari penjelasan saintifik dengan mengkaji unsur kewujudan hantu dan jin daripada sudut sains. Hasil kajian selama puluhan tahun itu memang tidak diduga kebanyakan kita!
Siapa menyangka fiksyen sains dan dongeng seperti drakula terbakar apabila terkena sinaran matahari, hantu tidak muncul pada siang selain boleh ditangkap dan dicederakan menggunakan peralatan teknologi seperti filem Ghostbuster; semuanya berasas.
Malah, beberapa kepercayaan yang dianggap kurafat dalam masyarakat kita seperti meletakkan gunting besi berhampiran mayat atau menggantung cermin di hadapan pintu sebenarnya terbukti benar mengikut sains untuk menghindari gangguan hantu atau jin!
Penyelidik yang juga Dekan Fakulti Sains Warna Universal, Universiti Perubatan Antarabangsa Sri Langka; Prof Dr Sir Norhisham Wahab, berkata hantu dan jin tidak memiliki unsur jasad menyebabkan mereka tidak dapat dilihat sebaliknya kewujudan mereka terbukti menerusi sains fizik kuantum dan mampu dikesan menggunakan teknologi gelombang.
“Hantu dan jin wujud secara tidak nyata kerana tidak terikat kepada jisim, graviti bumi serta bebas daripada ikatan karbon, molekul dan zarah. Berbeza dengan manusia yang terbentuk daripada partikel halus atom atau unsur yang menyusun semua benda.
“Hantu dan jin bagaimanapun termasuk dalam ghaib nisbi dan boleh diukur menggunakan gelombang bunyi dan gema,” katanya yang menjalankan kajian dalam bidang itu selama sembilan tahun.
Katanya, apabila kajian sudah memahami bagaimana unsur hantu dan jin daripada sudut fizik, usaha terpenting iaitu membantu manusia menghindari gangguan jin dan makhluk ghaib dapat dilakukan menerusi penciptaan penawar dan kaedah pemulihan menggunakan teknologi.
Dr Norhisham berkata, berikutan jin dan hantu terdiri daripada unsur gelombang, mereka dapat menguasai ruang dan masa di dalam tubuh manusia yang mampu memberi impak negatif terhadap kesihatan sehingga ke tahap kerohanian.
Malah, badan manusia yang memerangkap gelombang ‘tidak sihat’ mampu memberikan kesan terhadap ‘animasi kehidupan’ seseorang iaitu kesan negatif terhadap jiwa seperti mengalami kelesuan kronik, hilang interaksi pada deria kehidupan, malah cenderung mencederakan diri sehingga membunuh diri.
Kesan pada sistem tubuh secara fizikal pula boleh merosakkan organ dalaman tetapi punca keracunan dalam darah atau sebarang bentuk aktiviti kuman tidak dapat dikesan kerana ia terselindung di sebalik gas beracun.
“Apabila keadaan ini berlaku, pesakit pergi membuat pemeriksaan doktor tetapi doktor mengesahkan tiada kuman atau bakteria yang menyebabkan kecederaan dan pesakit adalah normal. Tetapi pesakit berasa sakit, ini adalah antara tanda gangguan jin,” katanya yang mengusahakan kaedah rawatan menerusi syarikat Colour Vibration Therapy (CVT).
Beliau berkata, bagi merawat gangguan jin dan hantu, kaedah pemulihannya adalah dengan mengambil kembali ruang dan masa pada tubuh atau organ manusia yang diresap jin atau hantu.
Suatu gelombang infrasonik berfrekuensi amat rendah namun lebih kuat dirakam secara tetap dan berterusan, dipancarkan sehingga mengganggu gelombang hantu yang sudah meresap ke suatu bahagian; apabila hantu itu berasa tidak selesa, mereka akan keluar dengan sendirinya dan pesakit kembali pulih.
“Bagi saya gangguan hantu tidak berbahaya jika dapat dirawat pada peringkat awal. Amalan bacaan surah Yasin pula akan mengaktifkan reaksi kimia di dalam darah dan ini didapati memberi tekanan kepada hantu yang tidak dapat bertahan apabila peningkatan oksigen di dalam aliran darah sebagai tenaga murni dan suci, berlaku.
“Walaupun pada peringkat awal rasukan, tubuh pesakit seperti menjadi medan pertempuran untuk mengusir hantu yang menyelinap ke dalam ruang tubuh tersembunyi, namun akhirnya keadaan akan kembali seperti asal.
“Sebaiknya untuk merawat rasukan, hanya sapukan air sejuk atau ais yang akan memberi keseimbangan semula melalui rakaman gelombang infrasonik yang bersamaan dengan frekuensi doa yang ikhlas. Ia sudah cukup untuk mengeluarkan gelombang hantu serta mengembalikan ruang dan masa pada tubuh mangsa,” katanya.
Katanya, berbanding rasukan atau gangguan hantu, perkara lebih bahaya adalah sihir yang mampu menyebabkan kematian dengan izin Allah, isteri membenci suami secara tiba-tiba, gangguan terhadap kesihatan fizikal dan menyebabkan pasangan tidak mendapat anak.
Dalam kes pasangan tidak mendapat anak akibat sihir, beliau berkata, ruang dan masa pada rahim isteri sudah dikuasai jin yang akan memakan benih suami atau isteri. Pihaknya akan memasukkan gelombang berfrekuensi rendah yang bersamaan frekuensi ovum dan sperma, secara berterusan untuk menghalau gelombang jin daripada rahim isteri.
“Banyak kes rawatan yang saya jalankan menemui pelbagai benda asing pelik seperti habuk kayu, kala jengking dan permata terkeluar secara ghaib apabila gelombang dimasukkan ke dalam badan mangsa malah ketumbuhan yang terjadi pada organ juga ghaib apabila gelombang berfrekuensi rendah dirakamkan ke dalam air mandiannya,” katanya.
Usaha memancarkan gelombang bagi merawat gangguan makhluk halus juga sebenarnya tidaklah sesukar seperti kita bayangkan, tidak perlu peralatan menyerupai senjata, mesin yang besar sebaliknya gelombang boleh diperangkap dalam medium seperti air dan unsur sesuai.
“Kami menciptakan alat radionik iaitu teknologi merakamkan 99 frekuensi gelombang berdasarkan 99 getaran tenaga atom di dalam sukros dan pesakit hanya perlu memakan pil itu secara berterusan untuk memancarkan gelombang ke dalam badan,” katanya.
Sesuatu yang menarik adalah teori drakula akan terbakar jika didedahkan kepada matahari adalah benar. Hantu adalah gelombang tidak seimbang manakala cahaya matahari berfungsi menyeimbangkan gelombang alam. Apabila gelombang tidak seimbang terdedah kepada matahari, ia akan musnah menjadi seimbang dan hantu itu akan terbakar.
“Besi pula mampu memerangkap gelombang buruk dan hantu tidak menyukai medan elektrik, jadi konsep hantu ditembak dengan elektrik untuk dicederakan dan disimpan dalam kotak besi seperti filem Ghostbuster adalah benar.
“Begitu juga amalan meletakkan gunting besi berhampiran mayat kerana besi mampu memerangkap atau menarik muatan elektrik bercas positif yang terhasil apabila seseorang itu meninggal dunia.
“Cermin pula mampu menyerap cahaya termasuk gelombang elektromagnetik yang mempunyai kesan radiasi yang mencemarkan. Keadaan ini akan menghindarkan hantu dan jin yang gemar menimbulkan perkara yang tidak diingini. Perkara seperti ini bukan kurafat tetapi kita perlu memahami konsepnya,” katanya.
Suatu fakta ironi adalah kebanyakan manusia takutkan hantu walaupun hakikatnya, hantu juga takut berhadapan dengan manusia kerana penglihatan manusia memiliki foton cahaya yang cenderung mengeluarkan atau menderma elektron untuk membentuk ion positif.
“Hantu juga terbentuk daripada ion positif dan apabila ion positif bertemu dengan ion positif dalam kesatuan tenaga elektrik, ia mampu mencederakan atau menghindarkan mereka,” katanya.
FAKTA: Hantu dan jin
Daripada sudut sains, hantu atau jin alah kepada cecair gas nitrogen, ais, garam mentah, oksigen, cahaya, karbon dioksida, frekuensi kurang satu Hertz dan wangian.
Daripada sudut sains juga, hantu gemar kepada cuka, cendawan, bahan yang cepat busuk, bahan yang tinggi kandungan serat, gas beracun, bahan yang cepat teroksida (bertindak balas dengan oksigen), tinggi kandungan natrium, busuk dan najis.
Zikir memiliki gelombang tetap dan apabila diamalkan secara berterusan, gelombang zikir akan menguasai ruang kosong pada tubuh manusia dan menjadikannya ‘pejal’ menyebabkan tiada lagi ruang untuk dimasuki gelombang asing seperti hantu atau jin.

MENGAKALI KEHANCURAN

Pengawetan makhluk hidup memang terjadi di bumi ini  sejak zaman baheula, salah satu yang terkenal adalah teknik pemumian di Mesir ataupun Tiongkok kuno. Sebenarnya ngapain sih mereka ngebet pengin mengawetkan makhluk hidup?                                                                                  
Sekitar 3300 SM, Mesir punya ritual khusus nutuk raja-raja yang sudah meninggal .yakni, jasadnya diawetkan atau lebih dikenal dengan istilah mumi. Pengawetanitu berkaitan dengan mitos kepercayaan bangsa Mesir kuno.  
Mitos ini menyebutkan bahwa tubuh mereka bisa dihidupkan lagi jika jasadnya tidak hancur berkalang tanah. Orang Mesir percaya bahwa badan adalah tempat yang sangat penting dalam masa setelah kehidupan. Pembuatan mumi tersebut dilakukan para embalmers. Mula-mula mereka mengeluarkan otak dari jasad yang akan dimumikan. Setelah itu, giliran organ tubuh dalam seperti paru-paru, hati, dan lambung yang dikeluarkan. Jantung tidak diambil dalam pemumian. 
Sesuai dengan kepercayaan orang Mesir kuno, jantung merupakan pusat nyawa manusia yang masih terus berperan meski sudah mati. Setelah itu, dimulai fase pengawetan tubuh bagian dalam dan luar hingga pada pengeringan. Proses terakhir adalah pembalutan atau mumifikasi dan kemudian dimakamkan. Organ-organ dalam yang dikeluarkan juga diawetkan dan dimasukkan dalam tempat tersendiri. Keawetan dari ramuan Mesir kuno tersebut terbukti dengan temuan dari arkeolog Inggris Howard Carter. Dia berhasil masuk ke ruang kuburan penguasa Mesir kuno, Raja (Firaun) Tutankhamun. Berdasar penelitian, mumi dari Tutankhamun tersebut berasal dari  1400 SM


BEST PLAYER IN THE WORLD

BEST PLAYER IN THE WORLD
Zlatan Ibrahimovic

SONG PLAYER

GOOGLE Translate

WHAT TIME IS IT ..??

Hafidz AShar | Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all. Thanks to Blogger Templates